Selasa, 14 November 2017

Ujian dan pengesahan pendekar

Ujian dan pengesahan pendekar muda,yang dilaksanakan perguruan silat pancasila surakarta,dilakukan serentak dari berbagai cabang yang dilaksanakan dua hari pada tanggal 28-29 oktober 2017 disemanggi solo jawa tengah
Pencak silat Pancasila
Pencak silat Pancasila

Materi ujian yang diujikan adalah ketahanan fisik,loyalitas,kemampuan memahami seni beladiri,materi jurus dan mental
Ketahanan fisik dilakukan dengan perjalanan jalan kaki dan lari dari solo ke sukoharjo dan kembali ke solo kembali,kurang lebih 15 km yang dihiasi oleh hujan gerimis malam hari
materi yang lain dilanjutkan di makam danyung sebagai ujian mental,karena untuk menjadi pendekar memang diperlukan mental yang kuat serta iman yang kuat agar tidak mudah gentar menghadapi apa saja,baik didalam maupun diluar latihan
penggojlogkan mental disuasana malam ditambah materi gerak dan tanya jawab seputar kegiatan silat dan berorganisasi,tentunya untuk membentuk karakter dan loyalitas siswa menjadi lebih baik

Pendidikan seni bela diri tidak hanya ditekankan pada fisik dan menghafal jurus saja,mental,tujuan awal belajar beladiripun harus diluruskan,agar tidak salah guna,loyalitas dan pelatihan dasar dasar kepemimpinan sangat perlu dibangun,sehingga anggota perguruan pencak silat tenaga dalam pancasila bisa berguna bagi diri,masyarakat,nusa dan bangsa
Wejangan dari Sesepuh Bp IB Putu santika
Wejangan dari Sesepuh Bp IB Putu santika

Para pendekar maupun guru spiritual maupun sesepuh menguji,mengawal serta memberikan wejangan wawasan keilmuan dari berbagai aturan baik didalam maupun diluar,karena kegiatan dilakukan lebih banyak diluar latihan biasa
sopan santun,adat istiadat atau aturan yang tidak tertulis disampaikan dan diajarkan untuk membangun pribadi pribadi tangguh namun rendah hati
Ki rekso jiwo mengawal ujian
Ki rekso jiwo mengawal ujian

Semua anggota senior pun ikut mengawal jalannya ujian,beberapa mobil dan sepeda motor digunakan sebagai sefty riding atau keselamatan dijalan,didampingi sesepuh sekaligus penasehat dari kepolisian,Bp IB Putu Santika,Bp sutrisno,Ki Anda puja,wahyudi pembina Menwa,suranto,tarwanto,aris,budi,samianto,estina,agus,R dwi laksono,eri,dan lain sebagainya yang jika disebutkan satu persatu akan sangat panjang,mengingat banyak pula anggota lama dari tenaga dalam ikut mengawal keselamatan adik adik seperguruan
Dikarenakan ujian dan pengesahan pendekar ini diikuti tidak saja dari cabang surakarta,namun diikuti cabang sukoharjo dan grobogan
pemotongan ayam jago
pemotongan ayam jago

Dan acara diakhiri dengan pelantikan serta memotong ayam jantan sebagai simbolik tebusan menjadi seorang pendekar dan penyematan sabuk putih mori serta sabuk sabuk lain sesuai dengan tingkatan yang diraih,semoga perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila surakarta terus berkembang dan berguna bagi sesama,nusa dan bangsa

Selasa, 11 April 2017

Pertandingan silat sukoharjo

Pertandingan silat sukoharjo bulan maret 2017 kemarin merupakan kesempatan untuk pstd pancasila untuk menunjukan kematangan teknik dalam latihan yang selama ini dilakukan dijombor baru,ditimur selatan gelora jombor baru

Walaupun harus diakui merupakan pesilat baru yang belum sampai satu tahun berlatih dipadepokan pencak silat tenaga dalam Pancasila,sehingga wajar jika mengalami kekalahan,namun hal tersebut merupakan pengalaman pertama dan awal semangat untuk para anggota untuk memaksimalkan potensinya dalam berlatih,sehingga latihan lebih dilakukan dengan antusias

ketenangan atau mental seorang pesilat sangatlah penting dilatih,sehingga memiliki kesiapan yang matang saat berlaga dalam sasana pertandingan
dari pertandingan kemarin juga mengawali bangkitnya induk organisasi pencak silat atau ipsi dikabupaten sukoharjo untuk bangkit dan berkembang menjadi lebih aktif dalam organisasi,yang mana nantinya akan membawa nama baik kota kabupaten

Mari maju bersama dalam seni beladiri pencak silat budaya nusantara

Jumat, 03 Maret 2017

Ciri Pesilat

Ciri Pesilat secara umum dapat dilihat seragam yang digunakan dalam latihan adalah hitam hitam serta menyertakan logo IPSI sebagai induk organisasi pencak silat indonesia,dalam perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila dibedakan senior dan yunior,bukan hanya dari sabuk yang digunakan,namun warna dari logo IPSI pun berbeda,jika tingkatan pelatih dan pendekar menggunakan warna logo hitam,sedangkan anggota murid menggunakan logo warna putih
ciri pesilat

Ciri pesilat yang baik bisa dilihat dari penampilan yang serta tutur katanya yang lembut disamping memiliki badan yang atletis tentunya,karena rajinnya berolah raga pastinya memiliki bentuk badan yang atletis,pembawaan tenang dan ramah adalah ciri lainnya,karena dalam seni beladiri pencak silat tak luput dari ajaran budaya ketimuran yang penuh dengan kelembutan rasa
banyak slogan slogan yang mengisyaratkan untuk tidak membuat masalah,seperti halnya Ngalah,Ngalih,Ngamuk,dimana ada masalah diutamakan mengalah,karena debat kusir atau perkelahian adalah jalan akhir jika memang tidak bisa diselesaikan,jika seseorang masih saja mencari masalah,jalan kedua adalah menghindari kekerasan dengan tutur kata yang lemut hingga menghindar bertemu,namun jika masih saja dibuat masalah tentunya apa boleh buat,membela diri dari ancaman
ciri pesilat indonesia

Menghindari kekerasan dan tidak sewenang wenang adalah modal utama dalam menciptakan lingkungan menjadi aman sejahtera,tentunya seorang pendekar silat yang baik akan memiliki ciri tersebut dalam setiap tindakan yang dilakukan
dalam pertarungan akan terlihat gerakan seni kembangan menghiasi setiap gerakan,seperti kelembutan penari,namun memiliki kecepatan dan ketepatan dalam mempertahankan diri atau menyerang,sifatnya seperti angin yang lembut,namun mampu merobohkan dengan tiupan yang keras,banyak sekali bentuk bentuk gerakan yang diperoleh dari ilham alam,karena jaman dahulu seorang pendekar silat atau guru silat menemukan metode beladiri dari laku batin dialam semesta

Sungguh ajaran leluhur nusantara yang luar biasa,sehingga ajaran seni beladiri pencak silat sangatlah penting untuk dikembangkan dan dijaga agar tetap lestari,karena didalamnya penuh dengan filosofi serta adat istiadat ketimuran,dan yang paling utama adalah melatih fisik,mental,spiritual masyarakat untuk lebih baik

Senin, 20 Februari 2017

Tenaga Dalam solo

Tenaga Dalam diajarkan diperguruan Pencak silat tenaga dalam pancasila solo atau perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila surakarta,dengan atau tanpa melalui gemblengan pencak silat dahulu,mengingat kesibukan yang dimiliki seseorang,namun menghendaki belajar tenaga dalam,sehingga jika melalui pembelajaran pencak silat akan memakan waktu yang lama dan melelahkan,sehingga dibuat latihan khusus tenaga dalam
atraksi tenaga dalam Pencak silat Pancasila
atraksi tenaga dalam Pencak silat Pancasila


Untuk saat ini yang biasa membuka dan mengisi tenaga dalam pada anggota baru,3 orang diperguruan pencak silat tenaga dalam pancasila
yang pertama adalah Ki Anom Daryo puspo jagat/ Andapuja sebagai ketua dan guru besar padepokan Kembang sore yang bertempat digading solo nomer yang dapat dihubungi 085 728 562 322
kedua Dewan spiritual perguruan,yaitu Ki Sutrisno,di Padepokan jombor baru sukoharjo 087 835 708 358
dan Ki Rekso Jiwo solo Padepokan Mustika Jiwa di kenteng baru rt5 rw7 kelurahan semanggi,kecamatan pasar kliwon solo sedang nomer yang dapat dihubungi Whatshapp 087879187799

Pada dasarnya setiap manusia memiliki energi tenaga dalam,namun tidak semua orang mengerti cara membangkitkan dan mengunakan tenaga dalam atau potensi energi yang dimiliki,sehingga perlu belajar dengan cara mengikuti latihan diperguruan atau padepokan,untuk dibuka dan diisikan energi yang berfungsi menguatkan kemampuan diri,energi pembukaan dan pengisian ini yang akan mempermudah serta menguatkan energi sehingga mampu mempelajari berbagai keilmuan yang diajarkan

Tenaga dalam jaman dahulu diajarkan sebagai pendukung kemampuan pendekar dalam ilmu pencak silat,sehingga mampu membeladiri secara maksimal,baik serangan gaib maupun nyata,sehingga mengajarkan kekuatan kekuatan kekerasan tubuh dari serangan,hingga mempelajari pengobatan alternatif dengan mengunakan energi supranatural
Dan untuk saat ini hanya Ki Rekso Jiwo solo yang mengajarkan Privat tenaga dalam,mengingat kedua guru diatas masih memegang ajaran kuno yang harus diberikan pada orang orang yang mau serius dalam menjalani laku sesuai ajaran yang diterimanya dahulu

Tentunya dengan mengunakan laku dan tidak,pastilah memiliki perbedaan,karena sesungguhnya ilmu ketemune kanti laku atau sesungguhnya ilmu itu ketemunya dengan laku,sehingga walaupun mengikuti program privat,untuk memaksimalkan apa yang dipelajari dan dimiliki tentunya membutuhkan laku khusus agar kemampuan yang dimiliki menjadi maksimal,sehingga lebih berguna untuk diri,keluarga dan masyarakat yang membutuhkan kelak dikemudian hari

Sabtu, 18 Februari 2017

Teknik bermain senjata

Teknik bermain senjata merupakan tektnik lanjutan setelah menguasai beladiri tangan kosong,dimana dalam seni beladiri tangan kosong tidak hanya tentang tendangan atau pukulan,namun bagaimana menangkis,mengelak, menjatuhkan dan mengunci harus dikuasai terlebih dahulu sebelum belajar teknik bermain senjata. terlebih serangan serangan pukulan haruslah mantap dan bertenaga dahulu.
Permainan trisula
Permainan trisula

Teknik bermain senjata dapat digunakan setelah kekuatan tangan bertenaga namun tidak kaku,karena senjata adalah perpanjangan dari tangan,sehingga membutuhkan fleksibilitas kedua tangan agar mampu menggunakan senjata dengan baik dan benar.
oleh sebab itulah kekuatan dan kelenturan tangan haruslah dilatih,dan yang paling diperhatikan adalah tangan kiri,karena manusia normal jarang sekali mengunakan tangan kirinya,sehingga tangan kiri harus lebih dilatih agar tidak kaku atau mati bahasa silatnya

Untuk menguasai Teknik bermain senjata,selain dari kelenturan dan kekuatan tangan dalam memegang senjata,kekuatan bukan berdasarkan lemah atau kencangnya memegang senjata, karena dengan memegang senjata terlalu kencang akan menghambat pergerakan pada saat memainkannya.
Selanjutnya harus mengenal karakteristik dari senjata yang ingin dipakai berlatih,sehingga mengenali bentuk bentuk serangan dengan menggunakan senjata tersebut.

Senjata senjata yang digunakan perguruan pencak silat atau beladiri lainnya menyesuaikan tempat beladiri itu berasal atau orangnya sendiri dari mana,biasanya yang digunakan adalah senjata senjata tradisional,baik itu trisula,golok,pedang,toya atau yang lainnya,namun hampir semua perguruan beladiri mengajarkan seni mengunakan semua jenis senjata
Bawasanya segala bentuk senjata,bahkan dalam keadaan terdesak, segala sesuatu bisa dijadikan senjata,sehingga dibutuhkan pemahaman segala bentuk benda dan fungsinya jika seandainya digunakan untuk senjata

Maka dari itulah,disamping kelenturan,kekuatan sangat dibutuhkan kecerdasan dalam mengenal dan menjiwai senjata yang hendak dipakai untuk berlatih, untuk mengenali dan menjiwai tentunya haruslah sering digunakan dalam berlatih atau bermain khusus dengan senjata itu,dengan demikian semakin hari semakin terampillah mengunakan senjata.sedangkan untuk kekuatan tangan sendiri tentunya harus mengasah jari jari agar kuat dan memaksimalkan gerak keseluruhan jari dengan lincah,semoga sedikit pemahaman ini menambah khasanah keilmuan beladiri menggunakan senjata

Jumat, 10 Februari 2017

Sejarah berdirinya perguruan pencak silat Pancasila surakarta

Sejarah berdirinya perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila,pada awal berdirinya adalah bernama Pentjak Silat Pantja sila (pencak silat pancasila)  pada tanggal 5 april tahun 1952 disepuhi oleh Bp Haji Jufri yang bertempat tinggal didaerah pasar kliwon solo,pada tahun 1956 Bp Gembong Suchadi,seorang tentara veteran yang terkenal keberingasannya melawan tentara belanda,merupakan anak didik Bp Haji Jufri,mendirikan latihan sendiri,karena kurang fahamnya organisasi pada masa itu,sehingga Bp haji Jufri merubah nama,dari Pancasila menjadi Pusaka Pancasila,dan kami generasi sekarang meluruskan dan mengambil jalan tengah,sehingga kelahiran pencak silat pancasila berada ditengah,dan disesuaikan dengan tanggal bulan sesuai dengan ijin yang diperoleh dari dekdikbud,yaitu tanggal 15 maret,sedangkan tahunnya 1954,semoga arwah kedua sesepuh dan pendiri lebih tenang dialam sana.aamiin allahuma aamiin
Mbah gembong suhadi pendiri pencak silat pancasila
Mbah gembong suhadi pendiri pencak silat pancasila
Pencak silat pancasila dari tahun ketahun berjalan,tahun 1964/1965 perwakilan dari pencak silat pancasila mewakili kota praja surakarta ketingkat propinsi dengan meraih juara 1 dan 2,atas nama Sdr Sudarno dan Sdr paulus suhiyat
Tahun berjalan dan bertambah kurang lebih tahun 1966/1967 Bp Gembong suchadi dengan muridnya sudarno mengubah atau melengkapi perguruan ini,Sdr Sudarno itu adalah seorang guru olah raga di SGPD/SMOA/SGO NEGRI TUNAS JAYA,Diubahlah nama itu dengan nama PENDIDIKAN PENCAK SILAT PANCASILA.
sedangkan murid pendidikan pencak silat pancasila yang dikenal antara lain
1.Bejo Sutiyono bekerja sebagai ABRI Angkatan Darat
2.Sudarto bekerja sebagai ABRI Angkatan Udara
3.Muhadi sebagai Angkatan darat RPKAD saat itu
4.Paulus Suhiyat sebagai pendidik atau seorang guru olahraga di SMP 12
5.Drs,sudarno sebagai pendidik atau seorang guru olah raga di SMP 11 dan juga pernah menjabat sebagai kepala sekolah SMP disolo

Pendidikan pencak silat pancasila surakarta mulai berkembang pada tahun 1965/1966,awal mula diSMEP 1 /SMP 11SURAKARTA yang dipimpin oleh Sdr sudarno,dari situlah banyak siswa mengikuti latihan beladiri tersebut,para meliputi berbagai lapisan masyarakat,mulai anak pelajar SD SMP SMA SMEA,pegawai swasta,pegawai negri,pegawai POLRI,Tentara,buruh,pembatik,penarik becak dan lain lainnya
para siswa ini meliputi putra putri,dan siswa putri cukup banyak,pada saat itu Bp Gembong Suchadi juga mengajar diSMKI/Konservatori Surakarta,dari situ Sutjipto Kromo sentiko (siswa SMKI yang berasal dari suriname) menekuni beladiri pencak silat,dan hingga kini mengembangkan pencak silat pancasila hingga berkembang pesat

melalui DEKDIKBUD yang saat sekarang ini menjadi DIKPORA,dan pada tanggal 15 maret tahun 1979 secara resmi mengantongi ijin resmi organisasi yang mana saat itu sebenarnya hanya membuka cabang,sehingga memakai nama sanggar seni beladiri Pencak silat PANCASILA

Dalam ijin disebutkan pusat sanggar seni beladiri pencak silat Pancasila bertempat di JL Tejosari No 3 Jogoprajan,Kelurahan Danusuman,kotamadya Surakarta hingga saat ini dan sebagai guru besarnya adalah bp Sudaryo,mbah Gembong sukadi sebagai Pendiri,Bp Drs Sudarno,Ms sebagai Sesepuh dan Penasehat,sebagai Team Pelatih adalah Bp IB Putu Santika,Bp Suripto,Bp Suwoto, Bp Acuk ,Bp Supardi/bebek,Bp Suparjan,Bp Mul Toyib dll

Dalam meningkatkan kemampuan seni beladiri,Bp Sudaryo mempelajari ilmu tenaga dalam pada Bp Sutrisno,dan Bp Sutrisno belajar silat dan melebur menjadi satu,setelah kemampuan dalam membuka dan mengisi Bp sudaryo sudah sempurna,hingga berkembang memiliki banyak siswa pencak silat tenaga dalam hingga keberbagai daerah

Dalam perjalanan perkembangannya tahun 1995 hingga saat ini berakar pada kepemimpinan dari Raden Dwi laksono yang telah melatih para anggota anggota perguruan pencak silat pancasila,di smp negri 11 dan SMP krisma(Kristen lima) sehingga sampai berkembang luas disolo dan sekitarnya
Setelah beberapa tahun mendidik dan melahirkan banyak pelatih,

 Kemudian didaftarkan ke IPSI solo,dan menjadi anggota pada 17 agustus 2007 dengan nama PSTD PANCASILA atau Pencak Silat Tenaga Dalam Pancasila,dikarenakan dalam latihan tak hanya mengajarkan beladiri pencak silat,namun juga seni pernafasan tenaga dalam dan kebatinan
dan perjalanan waktu tenaga dalam dan kebatinan diajarkan setelah memakai sabuk mori atau pendekar,mengingat jika keduanya diajarkan bersamaan maka tidak bisa maksimal dalam penyerapan materi oleh siswa,sehingga dibuat program yang lebih baik guna kemajuan dan prestasi siswa

namun tidak menutup kemungkinan untuk mengajarkan tenaga dalam dan kebatinan secara khusus
Saat ini yang aktif dalam kepengurusan Pencak silat Pancasila disolo adalah R.dwi Laksono,wahyudi,eko hariyanto,suranto,tarwanto,sami anto,budi sumakno,Aris amardino,mardi,dan lain lain sebagai asisten pelatih
Sedangkan BP Soetjipto J Kromosentiko mengembangkan Seni beladiri pencak silat Pancasila diSuriname

Kamis, 05 Januari 2017

Pengurus cabang sukoharjo

Pengurus cabang sukoharjo saat ini diketuai oleh bapak Wahyudi,sekretaris bapak Suranto,pelatih Budi sumakno,bapak Sami anto,Mardi dan bendahara Samsul mubarok.Bertepatan dengan sekretaris pengurus besar bertempat tinggal disukoharjo,bapak R Dwi laksono,sehingga dalam rangka menyambut sumpah pemuda kemarin,Perguruan pencak silat tenaga dalam pancasila dilibatkan dalam acara menyambut sumpah pemuda diwilayah beliau
silat sukoharjo

Acara kemarin menggelar atraksi atraksi seni beladiri pencak silat tenaga dalam pancasila,memperagakan jurus jurus silat tangan kosong hingga jurus senjata dan tak lupa memperagakan seni pernafasan dan atraksi tenaga dalam yang diperagakan secara apik oleh anggota anggota pencak silat tenaga dalam Pancasila, diperumahan sebelah selatan barat Rumah sakit Dokter OEn solobaru

Atraksi atraksi seni beladiri pencak silat tenaga dalam merupakan bentuk silaturahmi antar ranting serta cabang agar menambah hubungan persaudaraan,melatih mental serta kemampuan yang dimiliki agar semakin mantap

Dalam Perguruan seni beladiri pencak silat tenaga dalam Pancasila,akan selalu siap membina masyarakat dalam seni beladiri tenaga dalam,secara fisik,mental dan spiritual untuk membentuk pribadi yang tangguh,pantang menyerah dan kesatria dalam menghadapi kehidupan nyata
Sehingga tiap daerah dibentuk pengurus pengurus yang dipilih pengurus besar,sesuai dengan kemampuan dan loyalitasnya didalam perguruan,agar berguna bagi keluarga,masyarakat dan nusa bangsa