Tampilkan postingan dengan label pencak silat tenaga dalam solo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pencak silat tenaga dalam solo. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Mei 2018

Pengurus PSP cabang solo

pengurus pencak silat pancasila cabang solo/surakarta telah dibentuk kembali,dengan memberikan tanggung jawab kepada generasi muda untuk maju berkembang dan mampu bertanggung jawab terhadap perguruan yang nantinya dapat berguna dalam kehidupan sehari hari,karena terlatih untuk menyelesaikan masalah masalah atau terbiasa bermusyawarah dalam kepengurusan
pencak silat pancasila cabang surakarta

Ketua 1 : Ki Rekso Jiwo
ketua 2 : Budi Santoso

Sekretaris : Reza Sejati

bendahara  :Adila Pimpi Banesia

seksi Perlengkapan :Bayu doni Pamungkas
                                : Aji

seksi keamanan       :Dani Kurniawan
                                :Alfian Cahya Putra setiawan
pencak silat tenaga dalam solo
pencak silat tenaga dalam solo

dengan dibantu anggota anggota yang lain dalam tugasnya,terlebih dalam pemantauan ranting ranting yang ada disurakarta
cabang surakarta bermarkas ki rumah ketua atau wakil ketua di kenteng baru rt5 rw7 kelurahan semanggi,kecamatan pasar kliwon,surakarta
dan latihan setiap rabu dan minggu malam jam 8 di pegadaian gading,surakarta,alun alun kidul keselatan,kiri jalan atau timur jalan

Generasi muda harapan bangsa dan perguruan pencak silat tenaga dalam pancasila dalam mengembangkan seni budaya pencak silat tenaga dalam melalui pembinaan fisik,mental dan spiritual
dimana diharapkan mampu membangun jiwa para muda dalam kegiatan positif

Selasa, 14 November 2017

Ujian dan pengesahan pendekar

Ujian dan pengesahan pendekar muda,yang dilaksanakan perguruan silat pancasila surakarta,dilakukan serentak dari berbagai cabang yang dilaksanakan dua hari pada tanggal 28-29 oktober 2017 disemanggi solo jawa tengah
Pencak silat Pancasila
Pencak silat Pancasila

Materi ujian yang diujikan adalah ketahanan fisik,loyalitas,kemampuan memahami seni beladiri,materi jurus dan mental
Ketahanan fisik dilakukan dengan perjalanan jalan kaki dan lari dari solo ke sukoharjo dan kembali ke solo kembali,kurang lebih 15 km yang dihiasi oleh hujan gerimis malam hari
materi yang lain dilanjutkan di makam danyung sebagai ujian mental,karena untuk menjadi pendekar memang diperlukan mental yang kuat serta iman yang kuat agar tidak mudah gentar menghadapi apa saja,baik didalam maupun diluar latihan
penggojlogkan mental disuasana malam ditambah materi gerak dan tanya jawab seputar kegiatan silat dan berorganisasi,tentunya untuk membentuk karakter dan loyalitas siswa menjadi lebih baik

Pendidikan seni bela diri tidak hanya ditekankan pada fisik dan menghafal jurus saja,mental,tujuan awal belajar beladiripun harus diluruskan,agar tidak salah guna,loyalitas dan pelatihan dasar dasar kepemimpinan sangat perlu dibangun,sehingga anggota perguruan pencak silat tenaga dalam pancasila bisa berguna bagi diri,masyarakat,nusa dan bangsa
Wejangan dari Sesepuh Bp IB Putu santika
Wejangan dari Sesepuh Bp IB Putu santika

Para pendekar maupun guru spiritual maupun sesepuh menguji,mengawal serta memberikan wejangan wawasan keilmuan dari berbagai aturan baik didalam maupun diluar,karena kegiatan dilakukan lebih banyak diluar latihan biasa
sopan santun,adat istiadat atau aturan yang tidak tertulis disampaikan dan diajarkan untuk membangun pribadi pribadi tangguh namun rendah hati
Ki rekso jiwo mengawal ujian
Ki rekso jiwo mengawal ujian

Semua anggota senior pun ikut mengawal jalannya ujian,beberapa mobil dan sepeda motor digunakan sebagai sefty riding atau keselamatan dijalan,didampingi sesepuh sekaligus penasehat dari kepolisian,Bp IB Putu Santika,Bp sutrisno,Ki Anda puja,wahyudi pembina Menwa,suranto,tarwanto,aris,budi,samianto,estina,agus,R dwi laksono,eri,dan lain sebagainya yang jika disebutkan satu persatu akan sangat panjang,mengingat banyak pula anggota lama dari tenaga dalam ikut mengawal keselamatan adik adik seperguruan
Dikarenakan ujian dan pengesahan pendekar ini diikuti tidak saja dari cabang surakarta,namun diikuti cabang sukoharjo dan grobogan
pemotongan ayam jago
pemotongan ayam jago

Dan acara diakhiri dengan pelantikan serta memotong ayam jantan sebagai simbolik tebusan menjadi seorang pendekar dan penyematan sabuk putih mori serta sabuk sabuk lain sesuai dengan tingkatan yang diraih,semoga perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila surakarta terus berkembang dan berguna bagi sesama,nusa dan bangsa

Jumat, 03 Maret 2017

Ciri Pesilat

Ciri Pesilat secara umum dapat dilihat seragam yang digunakan dalam latihan adalah hitam hitam serta menyertakan logo IPSI sebagai induk organisasi pencak silat indonesia,dalam perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila dibedakan senior dan yunior,bukan hanya dari sabuk yang digunakan,namun warna dari logo IPSI pun berbeda,jika tingkatan pelatih dan pendekar menggunakan warna logo hitam,sedangkan anggota murid menggunakan logo warna putih
ciri pesilat

Ciri pesilat yang baik bisa dilihat dari penampilan yang serta tutur katanya yang lembut disamping memiliki badan yang atletis tentunya,karena rajinnya berolah raga pastinya memiliki bentuk badan yang atletis,pembawaan tenang dan ramah adalah ciri lainnya,karena dalam seni beladiri pencak silat tak luput dari ajaran budaya ketimuran yang penuh dengan kelembutan rasa
banyak slogan slogan yang mengisyaratkan untuk tidak membuat masalah,seperti halnya Ngalah,Ngalih,Ngamuk,dimana ada masalah diutamakan mengalah,karena debat kusir atau perkelahian adalah jalan akhir jika memang tidak bisa diselesaikan,jika seseorang masih saja mencari masalah,jalan kedua adalah menghindari kekerasan dengan tutur kata yang lemut hingga menghindar bertemu,namun jika masih saja dibuat masalah tentunya apa boleh buat,membela diri dari ancaman
ciri pesilat indonesia

Menghindari kekerasan dan tidak sewenang wenang adalah modal utama dalam menciptakan lingkungan menjadi aman sejahtera,tentunya seorang pendekar silat yang baik akan memiliki ciri tersebut dalam setiap tindakan yang dilakukan
dalam pertarungan akan terlihat gerakan seni kembangan menghiasi setiap gerakan,seperti kelembutan penari,namun memiliki kecepatan dan ketepatan dalam mempertahankan diri atau menyerang,sifatnya seperti angin yang lembut,namun mampu merobohkan dengan tiupan yang keras,banyak sekali bentuk bentuk gerakan yang diperoleh dari ilham alam,karena jaman dahulu seorang pendekar silat atau guru silat menemukan metode beladiri dari laku batin dialam semesta

Sungguh ajaran leluhur nusantara yang luar biasa,sehingga ajaran seni beladiri pencak silat sangatlah penting untuk dikembangkan dan dijaga agar tetap lestari,karena didalamnya penuh dengan filosofi serta adat istiadat ketimuran,dan yang paling utama adalah melatih fisik,mental,spiritual masyarakat untuk lebih baik

Kamis, 27 Oktober 2016

Bermain dan berlatih Silat

Pencak silat tenaga dalam pancasila,setiap siswa tidak saja diajarkan kekuatan,ketepatan,namun seni dan kelenturan tubuh,karena dalam beladiri tidaklah diajarkan cuma menyerang,namun bagaimana bertahan dan menghindari serangan untuk membeladiri dari mara bahaya,sehingga tercipta gerak reflek untuk melindungi diri dari ancaman

Kelenturan tubuh merupakan hal yang penting,sehingga siswa perguruan seni beladiri pencak silat tenaga dalam Pancasila dapat melakukan gerakan pukulan dan tendangan dengan speed atau kecepatan yang baik,disamping mampu mengelak serangan dengan baik dan cepat pula,bahkan kembali memberikan serangan balik dengan sigap dan penuh kewaspadaan

Pengabungan berbagai unsur unsur penting pembentuk fisik serta mentalitas yang diajarkan,agar para pesilat nantinya memperoleh kemampuan dan kreatifitas dan dapat mengembangkan diri,baik didalam latihan maupun diluar latihan.
karena didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang kuat pula,oleh sebab itulah secara mental spiritual dan kecerdasan dapat terasah

Dalam belajar disiplin,mengingat materi serta olah tubuh secara kontinyu atau rutin tentunya akan merubah pola fikir menjadi lebih sehat dan dinamis
Perguruan seni beladiri pencak silat tenaga dalam Pancasila Cabang Jombor baru sukoharjo,siap menerima siswa baru yang dididik secara fisik,mental spiritual dan kecerdasan dalam memimpin yang mana dapat sangat bersifat positif bagi para remaja dalam pergaulan sehari hari
Semoga bapak atau ibu adik adik  yang berada disukoharjo dan sekitarnya mempunyai reverensi untuk mendidik anggota keluarga agar bermental baik,memiliki jiwa kesatria yang berguna bagi keluarga serta nusa bangsa

Jumat, 13 Februari 2015

Pencak silat Pancasila Dari Masa Kemasa

Pencak silat Pancasila Dari masa kemasa,selalu saja menorehkan kenangan yang kuat disetiap anggotanya,karena setiap kegiatan akan menjadi kenangan yang melekat erat dan menghadirkan memori tersendiri,tentunya menghadirkan pula rasa kerinduan untuk kembali berkumpul bersama sama lagi
Kenangan bersama dalam bermain,berlatih,saling berbagi dan persaudaraan hingga kekeluargaan
pencak silat pancasila diSMEPI tahun 70an
pencak silat pancasila diSMEPI tahun 70an

Dari generasi ke generasi sudah berulang kali berubah penampilan atau seragam yang digunakan dalam latihan bersama,mengingatkan kembali tentang sejarah yang pernah dilakoni Perguruan Pencak silat tenaga dalam Pancasila yang menjadi kebanggaan bersama oleh anggotanya
Mungkin tidak banyak yang tau,dan agar banyak yang tahu akan sejarah penting yang ada dalam perguruan,tentunya sangatlah penting dibahas disini,sebagai sejarah seragam latihan
pencak silat pancasila tahun 90an
pencak silat pancasila tahun 90an

Pada awal latihan di SMEP 1 sekitar Tahun 1954 hingga tahun 1970an,seragam yang digunakan adalah hitam putih,atasan hitam atau baju dan bawahan atau celana putih,sebuah ciri khas perguruan silat Pancasila
Kemudian berganti dengan mengunakan seragam karate yaitu putih putih,pada masa itu perguruan pencak silat tenaga dalam pancasila berkembang pesat dengan bertempat latihan yang diantaranya,Gading didua tempempat parkir pasar klewer,SMP 11,SMP Kristen 5,Danuskusuman,hingga sukoharjo
Hingga kurang lebih tahun 2000an,untuk memudahkan anggota dan meminimalisir biaya,karena jika mengikuti pertandingan.tentunya tidak harus beli lagi seragam yang diserentak kan oleh pengurus IPSI atau ikatan pencak silat indonesia yang menjadi wadah organisasi pencak silat seluruh indonesia
pendekar pancasila
pendekar pancasila

Dengan aturan pertandingan mengunakan seragam hitam hitam,sehingga dalam pertandingan tidak begitu mencolok seperti sebelum sebelumnya yang setiap perguruan mengunakan seragam kebesaran masing masing perguruan,Mungkin agar dapat menciptakan persaudaraan satu wadah antar perguruan,sehingga meminimalisir terjadinya bentrok antar perguruan
Demikian sejarah seragam yang digunakan dalam berlatih oleh Perguruan Pencak Silat Tenaga Dalam Pancasila

Selasa, 15 Maret 2011

Semboyan Sanggar Seni Pencak Silat Pancasila

Semboyan Sanggar Seni Pencak Silat Pancasila ajaran Mbah Gembong Sukadi sebagai pendiri adalah Sabar,sadar,jujur,suci,murni.sabar dalam menghadapi segala kesulitan dan situasi,sadar akan setiap tindakan,sehingga tidak gegabah dalam melakukan segala sesuatu,jujur dalam berbicara,mengakui kesalahan ataupun kekalahan,suci tanpa dendam,dan murni dimana dalam persaudaraan atau dalam tolong menolong tanpa ada tendensi apapun
Semboyan Pstd Pancasila

Semboyang yang harus dimiliki,menjadi pedoman jiwa pendekar pencak silat Pancasila,wejangan Bp soetjipto J Kromosentiko saat mampir kesolo,setelah menghadiri pertandingan di pulau bali,saat ada kesempatan diindonesia,tentunya disempatkan mampir kekota solo dan melihat perkembangan perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila,dan mengingatkan kembali ajaran yang diperolehnya dahulu saat belajar disanggar seni beladiri pencak silat Pancasila

Melalui kesempatan ini,digunakan memberi banyak arahan pada pendekar pendekar penerus generasi Pencak silat Pancasila dan banyak menambahkan jurus yang tidak selesai,dan sungguh luar biasa pemahaman materi yang dimiliki beliau,dan perjalanan waktu yang cukup lama tak membuatnya lupa akan ajaran ajaran yang pernah diterimanya,bentuk totalitas dedikasinya dalam mengembangkan budaya nusantara hingga di suriname belanda
    
Semboyan Pstd Pancasila ku
Sedangkan dalam Perguruan pencak silat Pancasila,awalnya hanya mengenal pedoman perguruan dengan slogan EKA PRASETYA PANCA PRAKARSA, rukun, santoso, rumekso, roso,sejati. Eka prasetya panca prakarsa memiliki arti sebuah janji atau sumpah dengan lima upaya untuk menjaga serta mengembangkan dengan sebaik baiknya, Rukun,dalam persaudaraan diharuskan menjaga kerukunan bersama, sentosa,menciptakan keadaan aman,tentram dan sejahtera, Rumekso adalah saling menjaga satu sama lain ,roso dimana toleransi atau tepo sliro sehingga mampu menempatkan diri, sejati adalah menjadi pribadi yang baik,sebaik baiknya

Secara umum diketahui ada pepatah yang mengatakan rukun agawe santoso,crah agawe bubrah,artinya kerukunan menciptakan keamanan,ketentraman dan kesejah teraan,sedangkan perselisihan membuat perpecahan,disinilah rumekso atau menjaga menjadi poin terpenting,dimana rumekso dalam roso sejati,dimana manusia sesungguhnya tahu benar atau salah dalam tindakannya sesuai kata hati atau roso sejati, sehingga diharapkan, anggotanya tidak melawan kata hati/roso sejati, karena segala sesuatu yang salah,pasti menimbulkan ketidak nyamanan dihati.
Jika roso sejati tidak dijaga,pastinya akan bertindak diluar norma norma yang ada,baik norma adat,agama maupun negara ,yang mana nantinya mampu merugikan diri sendiri dan orang lain
Tentunya jika semboyan semboyan tersebut menjadi pedoman hidup,pastinya akan mampu diterima dimana saja karena memiliki kebijaksanaan yang membuatnya mampu menempatkan diri dan bisa menjadi panutan dikemudian hari

Jiwa pendekar seyogyanya tertata dengan baik ,baik pola ucapan,pemikiran maupun tindakan,terlihat lemah lembut,berfikir maupun bertindak selayaknya air jernih dan tenang, namun mampu menghanyutkan atau mampu bersikap tegas jika melihat bentuk tindakan yang menyalahi aturan,demikian semboyan yang menjadi pedoman diSanggar Seni Pencak Silat PANCASILA,semoga ajaran luhur ini dapat difahami bersama