Rumah jawara silat tentunya akan memiliki ciri khusus dimana totalitas jiwa mengakui dengan bangga bahwa perguruan dimana dia ditempa dan mendidik kembali generasi generasi penerus untuk mencintai budaya warisan luhur leluhur bangsa
Rumah Jawara silat
Jawara sejati pastinya mengakui dengan bangga serta tak meninggalkan asal usulnya,sekalipun keluar untuk mengembangkan bakat yang dimiliki,namun pada akhirnya akan kembali,karena bentuk penghargaan diri kepada Perguruan dan guru guru yang membimbingnya,sehingga memiliki kemampuan dan kemauan keras yang membawanya kepada KESUKSESAN
Bukan Kejayaan semata yang dicari,namun nilai nilai persaudaraan yang utama,didalam perguruan Pencak silat Tenaga Dalam Pancasila mengedepankan rasa Persaudaraan tersebut sebagai dasar kerukunan bersama yang terdapat pada semboyan Rukun,Santoso,Rumekso,Roso,Sejati
Raden Dwi Laksono,seorang yang masih memiliki darah ningrat kraton kasunanan surakarta,yang telah mendarma baktikan kemampuannya didalam perguruan pencak silat tenaga dalam pancasila,dan sebagai bentuk totalitas serta loyalitasnya sebagai salah satu jawara atau pendekar,maka rumah kediaman beliau yang berada DiPerum Mutiara Indah sukoharjo,terpampang jelas berbagai simbul yang mengusung perguruan PSTD PANCASILA
Tak salah jika semboyan rukun santoso rumekso roso sejati benar benar bisa diterapkan,karena kebahagian sejati bisa dijaga dengan kerukunan atau persaudaraan
SALAM PERSAUDARAAN PSTD PANCASILA
Ciri Pesilat secara umum dapat dilihat seragam yang digunakan dalam latihan adalah hitam hitam serta menyertakan logo IPSI sebagai induk organisasi pencak silat indonesia,dalam perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila dibedakan senior dan yunior,bukan hanya dari sabuk yang digunakan,namun warna dari logo IPSI pun berbeda,jika tingkatan pelatih dan pendekar menggunakan warna logo hitam,sedangkan anggota murid menggunakan logo warna putih
Ciri pesilat yang baik bisa dilihat dari penampilan yang serta tutur katanya yang lembut disamping memiliki badan yang atletis tentunya,karena rajinnya berolah raga pastinya memiliki bentuk badan yang atletis,pembawaan tenang dan ramah adalah ciri lainnya,karena dalam seni beladiri pencak silat tak luput dari ajaran budaya ketimuran yang penuh dengan kelembutan rasa
banyak slogan slogan yang mengisyaratkan untuk tidak membuat masalah,seperti halnya Ngalah,Ngalih,Ngamuk,dimana ada masalah diutamakan mengalah,karena debat kusir atau perkelahian adalah jalan akhir jika memang tidak bisa diselesaikan,jika seseorang masih saja mencari masalah,jalan kedua adalah menghindari kekerasan dengan tutur kata yang lemut hingga menghindar bertemu,namun jika masih saja dibuat masalah tentunya apa boleh buat,membela diri dari ancaman
Menghindari kekerasan dan tidak sewenang wenang adalah modal utama dalam menciptakan lingkungan menjadi aman sejahtera,tentunya seorang pendekar silat yang baik akan memiliki ciri tersebut dalam setiap tindakan yang dilakukan
dalam pertarungan akan terlihat gerakan seni kembangan menghiasi setiap gerakan,seperti kelembutan penari,namun memiliki kecepatan dan ketepatan dalam mempertahankan diri atau menyerang,sifatnya seperti angin yang lembut,namun mampu merobohkan dengan tiupan yang keras,banyak sekali bentuk bentuk gerakan yang diperoleh dari ilham alam,karena jaman dahulu seorang pendekar silat atau guru silat menemukan metode beladiri dari laku batin dialam semesta
Sungguh ajaran leluhur nusantara yang luar biasa,sehingga ajaran seni beladiri pencak silat sangatlah penting untuk dikembangkan dan dijaga agar tetap lestari,karena didalamnya penuh dengan filosofi serta adat istiadat ketimuran,dan yang paling utama adalah melatih fisik,mental,spiritual masyarakat untuk lebih baik
Teknik bermain senjata merupakan tektnik lanjutan setelah menguasai beladiri tangan kosong,dimana dalam seni beladiri tangan kosong tidak hanya tentang tendangan atau pukulan,namun bagaimana menangkis,mengelak, menjatuhkan dan mengunci harus dikuasai terlebih dahulu sebelum belajar teknik bermain senjata. terlebih serangan serangan pukulan haruslah mantap dan bertenaga dahulu.
Permainan trisula
Teknik bermain senjata dapat digunakan setelah kekuatan tangan bertenaga namun tidak kaku,karena senjata adalah perpanjangan dari tangan,sehingga membutuhkan fleksibilitas kedua tangan agar mampu menggunakan senjata dengan baik dan benar.
oleh sebab itulah kekuatan dan kelenturan tangan haruslah dilatih,dan yang paling diperhatikan adalah tangan kiri,karena manusia normal jarang sekali mengunakan tangan kirinya,sehingga tangan kiri harus lebih dilatih agar tidak kaku atau mati bahasa silatnya
Untuk menguasai Teknik bermain senjata,selain dari kelenturan dan kekuatan tangan dalam memegang senjata,kekuatan bukan berdasarkan lemah atau kencangnya memegang senjata, karena dengan memegang senjata terlalu kencang akan menghambat pergerakan pada saat memainkannya.
Selanjutnya harus mengenal karakteristik dari senjata yang ingin dipakai berlatih,sehingga mengenali bentuk bentuk serangan dengan menggunakan senjata tersebut.
Senjata senjata yang digunakan perguruan pencak silat atau beladiri lainnya menyesuaikan tempat beladiri itu berasal atau orangnya sendiri dari mana,biasanya yang digunakan adalah senjata senjata tradisional,baik itu trisula,golok,pedang,toya atau yang lainnya,namun hampir semua perguruan beladiri mengajarkan seni mengunakan semua jenis senjata
Bawasanya segala bentuk senjata,bahkan dalam keadaan terdesak, segala sesuatu bisa dijadikan senjata,sehingga dibutuhkan pemahaman segala bentuk benda dan fungsinya jika seandainya digunakan untuk senjata
Maka dari itulah,disamping kelenturan,kekuatan sangat dibutuhkan kecerdasan dalam mengenal dan menjiwai senjata yang hendak dipakai untuk berlatih, untuk mengenali dan menjiwai tentunya haruslah sering digunakan dalam berlatih atau bermain khusus dengan senjata itu,dengan demikian semakin hari semakin terampillah mengunakan senjata.sedangkan untuk kekuatan tangan sendiri tentunya harus mengasah jari jari agar kuat dan memaksimalkan gerak keseluruhan jari dengan lincah,semoga sedikit pemahaman ini menambah khasanah keilmuan beladiri menggunakan senjata
Sejarah berdirinya perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila,pada awal berdirinya adalah bernama Pentjak Silat Pantja sila (pencak silat pancasila) pada tanggal 5 april tahun 1952 disepuhi oleh Bp Haji Jufri yang bertempat tinggal didaerah pasar kliwon solo,pada tahun 1956 Bp Gembong Suchadi,seorang tentara veteran yang terkenal keberingasannya melawan tentara belanda,merupakan anak didik Bp Haji Jufri,mendirikan latihan sendiri,karena kurang fahamnya organisasi pada masa itu,sehingga Bp haji Jufri merubah nama,dari Pancasila menjadi Pusaka Pancasila,dan kami generasi sekarang meluruskan dan mengambil jalan tengah,sehingga kelahiran pencak silat pancasila berada ditengah,dan disesuaikan dengan tanggal bulan sesuai dengan ijin yang diperoleh dari dekdikbud,yaitu tanggal 15 maret,sedangkan tahunnya 1954,semoga arwah kedua sesepuh dan pendiri lebih tenang dialam sana.aamiin allahuma aamiin
Pencak silat pancasila dari tahun ketahun berjalan,tahun 1964/1965 perwakilan dari pencak silat pancasila mewakili kota praja surakarta ketingkat propinsi dengan meraih juara 1 dan 2,atas nama Sdr Sudarno dan Sdr paulus suhiyat Tahun berjalan dan bertambah kurang lebih tahun 1966/1967 Bp Gembong suchadi dengan muridnya sudarno mengubah atau melengkapi perguruan ini,Sdr Sudarno itu adalah seorang guru olah raga di SGPD/SMOA/SGO NEGRI TUNAS JAYA,Diubahlah nama itu dengan nama PENDIDIKAN PENCAK SILAT PANCASILA. sedangkan murid pendidikan pencak silat pancasila yang dikenal antara lain
1.Bejo Sutiyono bekerja sebagai ABRI Angkatan Darat
2.Sudarto bekerja sebagai ABRI Angkatan Udara 3.Muhadi sebagai Angkatan darat RPKAD saat itu
4.Paulus Suhiyat sebagai pendidik atau seorang guru olahraga di SMP 12
5.Drs,sudarno sebagai pendidik atau seorang guru olah raga di SMP 11 dan juga pernah menjabat sebagai kepala sekolah SMP disolo
Pendidikan pencak silat pancasila surakarta mulai berkembang pada tahun 1965/1966,awal mula diSMEP 1 /SMP 11SURAKARTA yang dipimpin oleh Sdr sudarno,dari situlah banyak siswa mengikuti latihan beladiri tersebut,para meliputi berbagai lapisan masyarakat,mulai anak pelajar SD SMP SMA SMEA,pegawai swasta,pegawai negri,pegawai POLRI,Tentara,buruh,pembatik,penarik becak dan lain lainnya
para siswa ini meliputi putra putri,dan siswa putri cukup banyak,pada saat itu Bp Gembong Suchadi juga mengajar diSMKI/Konservatori Surakarta,dari situ Sutjipto Kromo sentiko (siswa SMKI yang berasal dari suriname) menekuni beladiri pencak silat,dan hingga kini mengembangkan pencak silat pancasila hingga berkembang pesat
melalui DEKDIKBUD yang saat sekarang ini menjadi DIKPORA,dan pada tanggal 15maret tahun 1979 secara resmi mengantongi ijin resmi organisasi yang mana saat itu sebenarnya hanya membuka cabang,sehingga memakai nama sanggar seni beladiri Pencak silat PANCASILA
Dalam ijin disebutkan pusat sanggar seni beladiri pencak silat Pancasila bertempat di JL Tejosari No 3 Jogoprajan,Kelurahan Danusuman,kotamadya Surakarta hingga saat ini dan sebagai guru besarnya adalah bp Sudaryo,mbah Gembong sukadi sebagai Pendiri,Bp Drs Sudarno,Ms sebagai Sesepuh dan Penasehat,sebagai Team Pelatih adalah Bp IB Putu Santika,Bp Suripto,Bp Suwoto, Bp Acuk ,Bp Supardi/bebek,Bp Suparjan,Bp Mul Toyib dll
Dalam meningkatkan kemampuan seni beladiri,Bp Sudaryo mempelajari ilmu tenaga dalam pada Bp Sutrisno,dan Bp Sutrisno belajar silat dan melebur menjadi satu,setelah kemampuan dalam membuka dan mengisi Bp sudaryo sudah sempurna,hingga berkembang memiliki banyak siswa pencak silat tenaga dalam hingga keberbagai daerah
Dalam perjalanan perkembangannya tahun 1995 hingga saat ini berakar pada kepemimpinan dari Raden Dwi laksono yang telah melatih para anggota anggota perguruan pencak silat pancasila,di smp negri 11 dan SMP krisma(Kristen lima) sehingga sampai berkembang luas disolo dan sekitarnya
Setelah beberapa tahun mendidik dan melahirkan banyak pelatih,
Kemudian didaftarkan ke IPSI solo,dan menjadi anggota pada 17 agustus 2007 dengan nama PSTD PANCASILA atau Pencak Silat Tenaga Dalam Pancasila,dikarenakan dalam latihan tak hanya mengajarkan beladiri pencak silat,namun juga seni pernafasan tenaga dalam dan kebatinan
dan perjalanan waktu tenaga dalam dan kebatinan diajarkan setelah memakai sabuk mori atau pendekar,mengingat jika keduanya diajarkan bersamaan maka tidak bisa maksimal dalam penyerapan materi oleh siswa,sehingga dibuat program yang lebih baik guna kemajuan dan prestasi siswa
namun tidak menutup kemungkinan untuk mengajarkan tenaga dalam dan kebatinan secara khusus
Saat ini yang aktif dalam kepengurusan Pencak silat Pancasila disolo adalah R.dwi Laksono,wahyudi,eko hariyanto,suranto,tarwanto,sami anto,budi sumakno,Aris amardino,mardi,dan lain lain sebagai asisten pelatih
Sedangkan BP Soetjipto J Kromosentiko mengembangkan Seni beladiri pencak silat Pancasila diSuriname
Pengurus cabang sukoharjo saat ini diketuai oleh bapak Wahyudi,sekretaris bapak Suranto,pelatih Budi sumakno,bapak Sami anto,Mardi dan bendahara Samsul mubarok.Bertepatan dengan sekretaris pengurus besar bertempat tinggal disukoharjo,bapak R Dwi laksono,sehingga dalam rangka menyambut sumpah pemuda kemarin,Perguruan pencak silat tenaga dalam pancasila dilibatkan dalam acara menyambut sumpah pemuda diwilayah beliau
Acara kemarin menggelar atraksi atraksi seni beladiri pencak silat tenaga dalam pancasila,memperagakan jurus jurus silat tangan kosong hingga jurus senjata dan tak lupa memperagakan seni pernafasan dan atraksi tenaga dalam yang diperagakan secara apik oleh anggota anggota pencak silat tenaga dalam Pancasila, diperumahan sebelah selatan barat Rumah sakit Dokter OEn solobaru
Atraksi atraksi seni beladiri pencak silat tenaga dalam merupakan bentuk silaturahmi antar ranting serta cabang agar menambah hubungan persaudaraan,melatih mental serta kemampuan yang dimiliki agar semakin mantap Dalam Perguruan seni beladiri pencak silat tenaga dalam Pancasila,akan selalu siap membina masyarakat dalam seni beladiri tenaga dalam,secara fisik,mental dan spiritual untuk membentuk pribadi yang tangguh,pantang menyerah dan kesatria dalam menghadapi kehidupan nyata Sehingga tiap daerah dibentuk pengurus pengurus yang dipilih pengurus besar,sesuai dengan kemampuan dan loyalitasnya didalam perguruan,agar berguna bagi keluarga,masyarakat dan nusa bangsa
Kejuaraan Pencak Silat tentunya dibutuhkan kesiapan fisik,mental dan teknik yang tepat,bukan hanya fisik yang baik,atau mental yang baik saja namun dalam teknik bertarung atau berlaga yang baik harus dimiliki
diantara teknik tersebut adalah serangan pukulan,tendangan,tangkisan, bantingan dan kuncian,bagaimana teknik bentuk pukulan dan tendangan yang baik dan benar?
bagaimana melakukan bantingan dan kuncian yang tepat ?
Tentunya membutuhkan disiplin latihan yang terus menerus atau kontinyu,agar secara teori maupun praktek dapat dilakukan dengan benar serta tepat
Dengan begitu akan menciptakan atlit atlit yang memiliki jiwa sportifitas tinggi,karena segala sesuatu harus diajarkan secara detail dan mendalam,karena setiap beladiri memiliki aturan khusus dalam setiap pertandingan yang tidak boleh dilanggar oleh atlit peserta pertandingan
Di Perguruan seni beladiri pencak silat tenaga dalam pancasila cabang sukoharjo,mengajarkan ketepatan dan kecepatan dalam memukul,menendang,bertahan,membanting dan mengunci lawan,disamping mengajarkan peragaan seni yang bisa dijadikan ajang meraih prestasi ,karena Kejuaraan pencak silat memiliki berbagai jenis yang dipertandingkan selain laga,yaitu seni,baik jurus seni tunggal,jurus seni ganda,baik tangan kosong maupun bermain senjata
Dari kesemua kategori yang paling diutamakan adalah pertandingan laga atau bertarung,karena yang namanya beladiri lebih mengutamakan bagaimana seorang pesilat melindungi diri atau membela diri dari serangan lawan,baik didalam latihan maupun diluar latihan jika terdesak oleh ancaman
Perguruan seni beladiri Pencak silat Tenaga dalam Pancasila cabang Jombor baru rt3 rw7 gang anggrek ,bendosari sukoharjo,memiliki jadwal latihan rutin setiap hari selasa dan sabtu,jam 15.30-17.30
Sesuai namanya Pstd Pancasila juga mengajarkan seni pernafasan tenaga dalam,baik diajarkan setelah selesai latihan ataupun hari lain,oleh sebab itulah,bagi yang menginginkan belajar Tenaga dalam,Pstd Pancasila Sukoharjo menerima anggota baru yang ingin belajar tenaga dalam dipadepokan jombor baru
Namun untuk belajar tenaga dalam,dibutuhkan laku puasa tertentu yang akan dibimbing langsung oleh dewan guru spiritual,yaitu Bapak Trisno wiyono
Pengembangan sumber daya manusia pada saat ini sudah digalakan,melalui berbagai sistem pendidikan,baik formal maupun non formal,perguruan seni beladiri pencak silat tenaga dalam Pancasila pun ikut berperan aktif dalam membina penerus bangsa
Terlebih perguruan seni beladiri pencak silat tenaga dalam yang ada di desa Jombor baru rt3 rw7 bendosari sukoharjo,yang aktif membina para penerus bangsa dalam olah raga,mental spiritual dengan kedisiplinan.
latihan rutin dilaksanakan pada hari selasa dan sabtu jam 15.30 wib
Sebagai dasar Pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan seni olah raga,olah rasa dan mental spiritual,para anggota atau siswa diwajibkan hafal dan menerapkan aturan dalam perguruan/sanggar.
Kalimat kalimat janji siswa yang diucapkan sebelum memulai latihan rutin,diharapkan akan selalu diingat dan dipraktek kan dalam kehidupan sehari hari,sehingga menciptakan generasi yang bertaqwa,solid,disiplin,memiliki rasa persaudaraan yang tinggi,penuh semangat,rendah hati,serta memiliki ketegasan dalam menjadi pemimpin yang baik dan bijaksana
Pendidikan memang seharusnya dilakukan mulai dari usia dini,sehingga proses pembentukan karakter mental spiritual seseorang menjadi lebih baik,yang nantinya berguna bagi nusa dan bangsa,sehingga menjadi kebanggaan keluarga
Janji siswa Perguruan seni beladiri pencak silat tenaga dalam pancasila,yang selalu diucapkan dalam mengawali latihan sebagai berikut
JANJI SISWA
1.Kami berjanji sebagai siswa pendidikan pencak silat pancasila,akan selalu bertakwa kepada tuhan yang maha esa,menghormati atasan,tidak meremehkan bawahan,saling mengasihi dan saling menolong demi kelangsungan perguruan.
2.Kami berjanji,sanggup mentaati peraturan dalam,perguruan,mengikuti latihan dengan tekun,bersemangat pantang menyerah,untuk mencapai prestasi yang setinggi - tingginya.
3.Kami berjanji,dalam kehidupan sehari -hari sanggup berbuat kebaikan,menjunjung tinggi nilai kepribadian,kejujuran,dan akan selalu bersikap rendah hati.menghindari kekerasan,tidak sewenang – wenang,dan akan selalu berpegang teguh pada kebenaran untuk menciptakan agar dunia lebih damai.
Kenaikan tingkat yang dilaksanakan beberapa waktu lalu oleh siswa siswa Pencak silat tenaga dalam Pancasila cabang jombor Sukoharjo,berjalan dengan lancar.
Pengujian materi berupa mental,kedisiplinan serta penguasaan materi gerak yang diberikan pelatih dalam aktifitas latihan rutin,tentunya menjadi bahan utama dalam ujian kemarin
Kenaikan tingkat dilakukan secara rutin dengan diuji,agar bisa diketahui seberapa besar minat dan daya serap siswa siswa dalam berlatih,disamping membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab,setiap kegiatan memiliki dokumentasi,dimana dokumentasi ini akan menjadi salah satu obat kangen,karena apa yang kita lakukan saat ini akan menjadi kenangan dihari esok,sehingga saat segala sesuatu sudah dilampaui,hal baru yang terasa berat menjadi bahan renungan dan kenangan indah saat berkumpul dan berlatih bersama
Disadari atau tidak,dalam setiap aktifitas latihan latihan rutin hingga ujian demi ujian,akan membentuk karakter rasa persaudaraan yang kuat,yang akan diingat hingga tua nanti,momen momen tertentu akan lekat dalam ikatan,dimana saling berkumpul dan berbagi
Demikian salah satu bentuk menciptakan kerukunan ,kepedulian dan kegotong royongan melalui bentuk berlatih dan bermain bersama yang penuh manfaat.
Manfaat dalam berlatih silat tenaga dalam di Pstd Pancasila,yang terutama adalah kesehatan,karena fungsi utama adalah menyehatkan badan,melenturkan otot tubuh,membentuk serta melancarkan peredaran darah dan berbagai organ organ tubuh menjadi kuat serta atletis,menjalin persaudaraan,berlatih fokus serta disiplin,bermain sesuai dengan aturan,kreatifitas anak meningkat dan masih banyak lagi yang lainnya
Karena banyak sekali manfaat yang didapat dari berlatih pencak silat tenaga dalam di PSTD PANCASILA cabang Jombor sukoharjo,tentunya akan menciptakan generasi generasi mudah yang semangat penuh bakat
dan siapa saja yang mempunyai keniatan untuk bergabung,kami siap menerima anggota baru
Sanggar Seni Pencak Silat pancasila sukoharjo,yang bertempat latihan didesa jombor rt 3 rw7 Gang anggrek,ditempat Bapak Trisno Wiyono,selaku Dewan Guru spiritual Pstd Pancasila
yang mana diwilayah sekitar sudah banyak yang mengenal sepak terjang beliau dalam nguri nguri kabudayan pencak silat tenaga dalam serta ilmu kebatinan jawa
telah banyak dari siswa binaan beliau yang telah menjadi spiritualis maupun praktisi juru sembuh,karena pencak silat tenaga dalam atau beladiri tentunya tak dapat dipisahkan dari penyembuhan atau penanganan cidera saat latihan,walaupun hal tersebut sangat jarang terjadi dalam latihan,namun sebagai antisipasi,pastilah mengajarkan berbagai metode untuk menanggulangi hal tersebut
Sanggar Seni Pencak Silat pancasila sukoharjo secara organisasi diketuai oleh Wahyudi,Wakil ketua Ki Rekso Jiwo,sekretaris oleh Suranto,bendahara Syahrul,serta Tim pelatih Budi sumakno dan Sami anto,pengurus pengurus yang aktif dalam latihan bersama
Latihan rutin diadakan pada hari selasa dan sabtu,pada pukul 15.30.wib
aktifitas latihan yang selalu penuh dengan antusias dilakukan oleh anggota yang tak hanya dari wilayah sukoharjo,namun dari kota solopun ikut bergabung latihan yang diadakan disana,siapa saja boleh bergabung dan berlatih bersama dalam perguruan PSTD Pancasila sukoharjo,tidak dibatasi usia maupun jenis kelamin
Latihan rutin dilakukan selama 2 jam,namun banyak yang latihan sampai 3 atau 4jam,tentunya tidak diwajibkan dan sesuai kapasitas dan kemauan siswa sendiri,karena banyak yang menganggap rumah sendiri,sehingga betah bermain dan berlatih bersama dipadepokan ini
Sanggar Seni Pencak Silat pancasila sukoharjo tentunya sesuai dengan namanya,mengajarkan pencak silat,tenaga dalam atau kebatinan yang merupakan warisan budaya leluhur bangsa indonesia yang telah mendunia
semoga dengan sedikit informasi ini dapat menjadi sebuah referensi untuk anda,atau keluarga sehingga berkenan bergabung bersama kami dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya nusantara,karena kami selalu siap menerima anggota baru
atau jika anda membutuhkan jasa spiritual supranatural,insya allah bapak Trisno,rumahnya akan selalu terbuka,dan janganlah takut akan biaya,karena bapak Trisno Wiyono merupakan seorang guru spiritual yang teladan dan tidak suka komersil,tidak munafik manusia membutuhkan uang,namun segala sesuatu tidak dinilai dengan uang
itulah yang selalu diwejangkan Sang perokok Samsu
Bantingan Dan Kuncian merupakan bagian pembelajaran diperguruan pencak silat Pancasila, Walaupun memakai nama tenaga dalam,namun lebih mengutamakan seni beladiri pencak silatnya dalam pelatihan keseharian,mengingat Prestasi sangatlah penting dalam Pendidikan seni beladiri hingga pada saat ini,baik seni beladiri pencak silat maupun laga yang sering dilakukan pertandingan antar perguruan
Dari awal latihan dulu hingga sekarang,Tehnik bantingan dan kuncian tetap diajarkan sebagai materi pelengkap seni beladiri,karena menjadi seorang petarung atau atlit dan pendekar,tentunya harus memahami berbagai teknik gerak beladiri yang tidak hanya merupakan pukulan dan tendangan saja,karena seni beladiri pencak silat adalah gabungan dari gerak seni silat untuk membeladiri,sehingga didalamnya terdapat berbagai macam unsur yang kaya akan bentuk gerak
Teknik bantingan dan kuncian sangat banyak dan beragam,dari melepaskan pegangan,melepaskan dekapan,melepaskan cekik an,tangkapan pukulan,tangkapan tendangan hingga menangkap dan mengunci serangan senjata,tehnik tehnik yang selalu diulang agar biasa dihafal dan dikuasai hingga menjadi gerak reflek,saat ada bentuk serangan yang sama ataupun serupa
Sekalipun beladiri praktis,tidaklah mungkin hanya melihat atau mengingat sebuah jurus atau tehnik lalu dapat menguasainya, sering kali dalam dalam latihan yang diulang ulang secara terus menerus hingga menjadi gerak reflek ,walaupun dalam beladiri dilatih secara berulang ulang hingga diluar kepala,namun jika mental tidak siap, akan menjadi lupa saat pertandingan atau pada perkelahian mendadak
Sehingga dalam seni beladiri pencak silat,tentunya diperlukan pembelajaran dan pelatihan,baik fisik,tehnik,mental dan spiritual untuk membentuk jiwa jiwa tangguh,yang siap dalam menghadapi masalah atau serangan secara mendadak,karena gerak reflek telah tertanam dan terbentuk dalam jiwanya.
Gerak Pesilat yang terlihat lembut seperti seorang penari,namun terkandung energi dan teknik teknik yang dapat mematahkan gerak lawan hingga menguncinya secara cepat,bantingan,pukulan,tendangan yang mematikan,Sungguh merupakan seni beladiri yang mengagumkan
diatas adalah salah satu tehnik gerak bantingan dan kuncian yang diperagakan senior atau pelatih Di Perguruan seni beladiri pencak silat Pancasila,yang dapat dilihat diblog ini
Kode Etik Persilatan merupakan hal penting yang harus diketahui seorang pendekar sebagai dasar kepemimpinan,dengan memahami kode etik dunia persilatan,tentunya akan bisa menempatkan diri dimana saja berada,begitu pentingnya sehingga akan membawa kewibawaan diri dan perguruan
Pencak silat Pancasila surakarta
Salah satu kode etik yang diajarkan diperguruan pencak silat Pancasila surakarta adalah Jaga Praja,seorang pendekar pencak silat tenaga dalam Pancasila mampu menjaga praja atau kewibawaan pendekar lain saat bertamu,sebagai contoh seorang pendekar mengunjungi pendekar perguruan lain,bersamaan dengan itu ada tamu lain,tidak diperkenankan menyombongkan diri dan membuka identitas diri tanpa dikenalkan atau diperkenankan sang tuan rumah
begitu juga seorang praktisi pengobatan alternatif atau paranormal yang mengunjungi paranormal lain,tidaklah etis menyatakan juga paranormal dan berusaha mempengaruhi tamu untuk percaya padanya atau menyerobot hak paranormal lain
pendekar solo
Dengan tidak memahami kode etik persilatan,tentunya dapat menciptakan permusuhan dimana mana karena kesombongan yang dimiliki,begitu juga didalam perguruan,jaga praja merupakan ilmu dasar kepemimpinan,dimana seorang pendekar haruslah menjaga wibawa guru atau pengurus besar atau utama,walaupun memiliki kemampuan yang lebih unggul dari guru atau yang lainnya
Karena guru ibarat Dugel diiketi artinya walaupun seorang guru memiliki banyak kekurangan,namun malati atau bisa menyebabkan kualat,jika tidak dihormati apa lagi tidak dianggap
karena tidak menghormati atau tidak menganggap guru bisa dikatakan Murid murtad atau penghianat
Dengan menganggap diri paling hebat diperguruan,sedangkan dirinya seorang pendekar,tentunya disamping melunturkan kewibawaan perguruan,tentunya hal ini menunjukkan dirinya tidak pantas untuk dihargai atau dihormati,oleh sebab itulah kode etik persilatan harus diketahui dan difahami sebagai bekal dasar kepemimpinan,dimana nantinya akan menjadi seorang guru yang patut digugu lan ditiru atau patut diikuti dan dicontoh murid
Ilmu Dasar kepemimpinan dalam perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila,bukan hanya mengajarkan seorang pendekar yang pandai dalam membuat program latihan,surat menyurat seperti halnya proposal,pandai bersosialisasi,namun yang terpenting adalah memahami dan patuh aturan atau etika,menjadi seorang pendekar yang beradap serta bijaksana karena mampu mengunakan hati nuraninya dengan baik
Kode etik persilatan yang membahas tentang jaga praja atau jogo projo ini perlu perlu perenungan,sehingga memahami,merasakan dan bisa membayangkan hal diatas dengan baik
Salam persilatan