Jumat, 23 November 2018

Ranting Bekonang

Kemarin tanggal 20 november 2018 tepatnya hari selasa jam 4 sore,telah dibuka ranting baru diwilayah bekonang sukoharjo,ancer ancer dari pertigaan pasar bekonang keselatan,gang pertama kanan,berada dikanan jalan setelah SD negri bekonang 01,didepan masjid
Dalam upacara pembukaan ranting baru,secara simbolis,bendera atau panji pendidikan pencak silat pancasila diberikan pada pelatih atau ketua ranting bekonang,yaitu saudara dimas
Penyerahan bendera pencak silat pancasila
Penyerahan bendera pencak silat pancasila


Saudara dimas membuka latihan tiap hari minggu dan rabu,pada jam setengah 4 sore,dan siap menerima siswa baru untuk dilatih pencak silat,baik seni maupun laga,jika berbakat tentunya akan dilatih secara khusus oleh divisi Panster atau pancasila single figter untuk pemantapan teknik teknik berlaga 
Upacara pembukaan ranting pencak silat pancasila
Upacara pembukaan ranting pencak silat pancasila

Saat ini wilayah sukoharjo terdapat 5 tempat latihan,yaitu cabang jomborbaru,combongan,smpn6 sukoharjo,polokarto dan bekonang.perlahan lahan kami rapatkan barisan untuk membesarkan perguruan pencak silat pancasila,menjadi besar dan berjaya dalam seni budaya serta prestasi melalui pencak silat
Pencak silat pancasila ranting bekonang
Pencak silat pancasila ranting bekonang

pendidikan pencak silat lebih memfokuskan diri untuk membina anak kecil,remaja dan dewasa.dari pendidikan sd hingga umum atau sudah bekerja atau berumah tangga,tak ada batasan dalam berlatih pencak silat diperguruan pencak silat pancasila,mengingat semua kembali pada pribadi masing masing,apakah mengharapkan tubuh tetap bugar dengan berlatih atau berolah raga bersama,menghilangkan beban beban fikiran yang menyebabkan terjadinya penyakit atau stres,disamping sebagai bonus adalah persaudaraan yang kuat dan semakin erat

Selasa, 20 November 2018

Panster

Panster atau Pancasila Single Fighter merupakan divisi pendidikan pencak silat pancasila yang difokuskan dalam laga atau sabung,mengingat saat ini event pertandingan laga selalu diadakan dan perkembangan beladiri pencak silat yang gaungnya keseluruh penjuru dunia,sehingga perguruan pencak silat pancasila mempunyai tugas untuk melatih siswa yang berbakat menjadi atlit ,agar lebih maksimal dalam turnamen beladiri
Panster


Panster menanamkan anggotanya tentang sportifitas dalam olah raga maupun hidup bermasyarakat,sehingga menjadi pribadi yang mandiri,bertanggung jawab serta bisa menempatkan diri dimanapun berada,karena petarung sejati,tidaklah mengunakan kemampuannya secara sembarangan dan sembrono atau sombong diluar tempat latihan atau arena pertandingan,terlebih pencak silat merupakan beladiri yang penuh dengan ajaran luhur para pejuang kemerdekaan
Sebagai generasi pelurus perjuangan kemerdekaan serta ajaran nan adiluhung bangsa indonesia,tentunya kami bersama memiliki tanggung jawab dalam membina generasi muda,mengurangi kenakalan remaja dengan kegiatan positif dan mengingatkan akan tanggung jawab

logo pencak silat pancasila

Untuk mengikuti pertandingan antar perguruan,sebelumnya,Panster dibawah pembinaan mas Budi sumakno,akan dilakukan seleksi ketat serta pemantapan agar dalam pertandingan,mampu memberikan perlawanan yang seimbang,serta mampu mengunakan kemampuan beladiri dengan maksimal sesuai yang diajarkan dipendidikan pencak silat pancasila
Panster Pancasila single fighter
Panster Pancasila single fighter

Perlahan lahan dengan berkembangnya perguruan pencak silat pancasila,team pelatih berusaha memperbaiki sistem agar dalam pembinaan dan organisasi bisa lebih solid serta melahirkan atlit atlit berprestasi,baik laga maupun seni,perlahan namun pasti,mengingat segala sesuatu membutuhkan proses dalam tumbuh berkembang menjadi kejayaan

Minggu, 11 November 2018

Adab Terhadap Guru

Guru merupakan wasilah atau perantara atau bisa disebut sebagai jalan atau jembatan memahami suatu ilmu,terlebih ilmu yang mengajarkan adat istiadat,baik berhubungan dengan manusia,sesama mahluk dan Sang Maha Pencipta,begitu juga sebagai guru pencak silat pancasila,pastinya mengajarkan siswanya untuk menjadi pribadi yang lebih baik,melalui sikap,perkataan atau ucapan serta tindakan.
adab terhadap guru

Banyak kasus kejadian dimana orang tua,berkeluh kesah dengan sikap,perkataan dan perbuatan anak,sehingga mengharapkan untuk guru pencak silat,lebih memperhatikan anak dengan menasehatinya,agar bisa berubah menjadi lebih baik,sebagai guru pencak silat,tak hanya melatih fisik melalui seni membela diri,namun keharusan membentuk karakter atau mental spiritual seorang siswa,
Jika seorang murid melakukan kesalahan,tentunya sang guru pun mendapatkan sangsi,mungkin hanya pertanyaan dan pernyataan,sudahkah mengajarkan dengan benar,seorang murid,kenapa sikapnya begini,cara bicaranya begini,atau kelakuannya begini,bukan hanya waktu yang harus dibuang,pemikiran serta materi yang tak diduga,pengorbanan seorang guru sangatlah besar
Guru cabang pencak silat pancasila

Oleh sebab itulah,maqom seorang guru begitu tinggi,dalam ajaran Ki Rekso Jiwo ketua cabang surakarta dalam berdoa,ada urutan wasilah,sebelum doa untuk pribadi
1.kirim doa kepada para nabi dan rosul
2.kirim doa pada waliulloh dan guru
3.kirim doa pada leluhur
4.kirim doa kepada kakek nenek
5.kirim doa kepada kedua orang tua
6.kirim doa kepada keluarga,kalau sudah berkeluarga,memohonkan ampunan segala kesalahan,baik yang disengaja maupun tidak,karena sebagai orang tua bertanggung jawab dengan sikap anak
jika laki laki tentunya lebih besar tanggung jawabnya dalam mengajarkan kebaikan kepada anak dan istri
7.mendoakan diri
selanjutnya dapat ditambahkan sesuai dengan niat masing masing

Begitu tinggi maqom seorang guru,jika diringkas,menempati tingkat 2,setara dengan waliullah,atau berada dibawahnya sedikit,mengingat tanggung jawab yang begitu besar dipundaknya,oleh sebab itulah,dalam memilih guru tentunya harus berhati hati agar tidak tersesat atau memilih guru yang baik dalam tutur kata,sikap maupun perbuatan
seorang guru menjadi contoh siswa,disamping mencontohkan,seharusnya sering mengingatkan siswa agar memiliki jiwa kesatria,jujur dan bertanggung jawab

Pepatah jawa mengatakan,Guru iku paribasan senajan koyo dugel diiketi,sejatine malati.
artinya : Guru itu ibaratnya walaupun seperti kayu penganjal roda,sesungguhnya kramat/menyebabkan kuwalat
sehingga sikap seorang siswa sepantasnya menghargai serta menghormati seorang guru,guru merupakan orang tua kedua setelah bapak ibu,yang menginginkan anak nya menjadi pribadi yang baik

Jumat, 09 November 2018

Negara yang besar adalah negara yang menghargai budayanya

Perguruan silat pancasila yang berpusat disolo berupaya mewadahi pemuda dan pemudi dalam kegiatan positif,menjaga warisan budaya pencak silat yang merupakan warisan budaya bangsa,mengingat bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai budayanya,sehingga dikenal hingga kemancanegara dengan ciri khas yang dimiliki
keluarga besar pencak silat pancasila

Sebagai generasi muda penerus bangsa,selayaknya mencintai budaya bangsanya sendiri yaitu seni beladiri pencak silat,yang mana pada masa kejayaan nusantara dipakai untuk mempersatukan nusantara,baik era mataram kuno maupun majapahit,begitu besar pengaruhnya hingga mancanegara
dan dengan pencak silatlah,kemerdekaan indonesia dapat dicapai,berbagai pendekar silat dari berbagai penjuru negri bersatu melawan penjajah

Perguruan atau sanggar seni beladiri pencak silat pancasila,didirikan oleh pejuang kemerdekaan,yang kemudian mengajarkan pencak silat pada generasi generasi selanjutnya agar mampu menghargai perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah dari tanah air,disamping menjaga trasisi budaya pencak silat yang telah ada,sebagai warisan budaya yang adiluhung
Minimal dengan mengikuti latihan rutin,akan menjaga kondisi tubuh agar sehat,bugar dan kuat,disamping mengupayakan kegiatan positif generasi muda agar tidak salah pergaulan,tentunya siapa saja akan bisa menerima dan memahami bahwa pencak silat sangat baik diikuti,terlebih saat ini pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan seni budaya ini,oleh sebab itulah pencak silat saat ini begitu menonjol dibandingkan dengan waktu waktu yang lalu

Mungkin image masyarakat masih menganggap bahwa pencak silat atau beladiri merupakan hal yang menakutkan,hal tersebut tidaklah perlu dikhawatirkan,mengingat pemerintah sudah mengatur dan menertibkan berbagai aliran beladiri,sehingga terjadi kerukunan antar perguruan beladiri.disamping para pengurus,pelatih atau guru,sesungguhnya slalu mengajarkan untuk berbuat baik,memiliki ilmu beladiri tidaklah dipakai untuk menyombongkan diri,namun sebagai upaya akhir membeladiri dari berbagai hal yang tidak diinginkan.ibarat sedia payung sebelum hujan
Demikianlah seni budaya warisan leluhur yang sesungguhnya dan seluruh elemen berupaya menanam dan menjaga perdamaian dan ketentraman serta bahu membahu dalam persaudaraan
Panster 54

Perguruan pencak silat pancasila sendiri disolo/surakarta berlatih bersama dipegadaian gading,pada pukul 20.00 wib,hari rabu dan minggu
disukoharjo ada beberapa tempat,yaitu cabang jombor,ranting combongan,ranting polokarto,ranting smpn6 sukoharjo dan direncanakan akan membuka beberapa ranting baru diwilayah sukoharjo,sedangkan dikabupaten grobogan,terdapat beberapa tempat,salah satunya dikawasan kalangbancar,gayer,grobogan
pencak silat pancasila berkembang hingga keSuriname,taman rejo
kami siap menerima siswa baru dalam pembinaan fisik,mental,karakter dan dasar kepemimpinan dalam kepelatihan

Jumat, 13 Juli 2018

Berkibarlah Panjiku

Panji pusaka pendidikan pencak silat pancasila kali ini dikibarkan di puncak argo dumilah,gunung lawu,dengan ketinggian 3265mpdl,melalui jalur candi ceto karang anyar
Sebuah kecintaan yang diwujudkan dalam perjuangan mendaki gunung sakral dipulau jawa
pencak silat pancasila digunung lawu

perjuangan berat yang dilalui,mengingat jalur pendakian via ceto merupakan jalur terpanjang dan berdebu,bukan cuma karena karena itu saja,namun perjalanan ini memang biasa digunakan sebagai ritual pendalaman spiritual kaum kejawen dalam menempa diri dengan menyatu bersama alam yang didasari ajaran sunan lawu

Ajaran sunan lawu yang mana merupakan perjalanan mencapai kesempurnaan hidup dituangkan dalam nama nama tempat yang dilalui pada jalur pendakian.
semoga dengan ini mampu menumbuhkan cinta kasih persaudaraan dalam payung pencak silat pancasila,sehingga mampu membawa kejayaan perguruan hingga puncak tertinggi
makan bersama pencak silat pancasila

Disamping kenangan kenangan yang pernah terjadi dalam setiap kegiatan pendidikan pencak silat tenaga dalam pancasila,tentunya diharapkan mampu membentuk mental dan karakter sebagai ksatria sejati,yang penuh welas asih terhadap sesama mahluk hidup
Tentunya kecintaan akan alam raya negri indonesia pun akan tumbuh berkembang dalam jiwa Pancasila

Rabu, 11 Juli 2018

Pengesahan Warga baru

Pengesahan Warga baru Sanggar Seni Pencak Silat  pancasila cabang grobogan dan sukoharjo dilaksanakan tanggal 7 juli 2018 disurakarta,proses panjang pelatihan disiplin beladiri pencak silat yang telah melahirkan warga warga pendekar muda penerus Sanggar Seni Pencak Silat Pancasila

Acara sakral yang dilakukan,untuk menguji fisik,mental,dan setelah diwisuda akan diwejang tentang berbagai aturan hidup dan berorganisasi yang baik dan benar,acara inti diPolsek Pasar Kliwon untuk pembinaan mental,karakter oleh dewan pembina Bp IB.Putu Santika
yang diawali dengan upacara dialun alun kidul,pengujian materi serta longmarsh
Upacara dialun alun

Menjadi warga baru bukannya selesai dalam belajar atau dilatih dalam disiplin beladiri,namun sebagai awal belajar hal hal baru tentang berbagai seluk beluk beladiri pencak silat dan berorganisasi dengan baik dan benar
Pemotongan ayam sebagai bentuk pengorbanan dan rasa syukur

karena pembelajaran tidak akan pernah habis sampai akhir hayat,inilah awal pendewasaan diri untuk memikul tanggung jawab terhadap diri,agama,nusa bangsa dan perguruan.
setelah memperoleh pembinaan mental dan karakter,dilanjutkan longmarsh kembali
Didepan kraton solo

Tak mudah menjadi seorang pendekar,dibutuhkan kesiapan fisik yang dilatih secara kontinyu atau terus menerus secara disiplin,mau berkorban,memiliki jiwa kasih sayang tinggi dalam persaudaraan,serta menghindari kekerasan untuk menciptakan agar dunia lebih damai / Memayu hayuning bawono
Kembulan

Setelah pengesahan,barulah kembulan atau makan bersama saudara saudara seperjuangan persaudaraan,melalui sikap tindakan dan doa,semoga persaudaraan ini langgeng tanpa batas

Jumat, 22 Juni 2018

Mengibarkan Panji Pancasila Digunung Prau

Kali ini Ki Rekso Jiwo dan Adila Pimpi banesia mendaki gunung prau wonosobo,sebagai anggota sekaligus pengurus perguruan pencak silat tenaga dalam Pancasila cabang surakarta,mempunyai kewajiban memperkenalkan perguruan dan membawa perguruan hingga kemana saja berada,terlebih dalam hobinya mendaki gunung,tentunya menjadi kewajiban untuk membawa panji perguruan hingga kepuncak tertinggi
Ki Rekso Jiwo dan adila pimpi banesia mengibarkan panji pencak silat  Pancasila dipuncak prau
Ki Rekso Jiwo dan adila pimpi banesia mengibarkan panji pencak silat Pancasila dipuncak prau

Perjalanan pendakian hingga berada dipuncak gunung perahu lumayan lancar,namun saat dipuncak terjadi badai angin dan kabut air tebal,sehingga pandangan hanya beberapa meter saja didepan dan sekitar
sehingga keadaan dingin mengiringi pendirian tenda dipuncak prau.alhamdulilah sudah berada dipuncak,dengan tempat yang tersisa karena musim liburan habis lebaran,banyak sekali pendaki ngecamp dipuncak prau sehingga puncak serasa pasar keadaannya,dipenuhi tenda tenda para pendaki
Panji pencak silat pancasila dipuncak prau
Panji pencak silat pancasila dipuncak prau

Dengan keadaan demikian,sehingga tak bisa menikmati sunrise pada pagi harinya,dan baru bisa menikmati suasanya atau sport gunung prau jam 11 siang,karena kabut baru benar benar bersih dan tampakla keindahan pesona alam yang luar biasa bisa dirasakan bersama para pendaki yang berjubel mendirikan tenda dipuncak ini
Telaga warna nampak dari gunung prau
Telaga warna nampak dari gunung prau

sunggu luar biasa rasanya bisa berada dipuncak gunung prau mengibarkan panji perguruan pencak silat Pancasila,melalui proses panjang perjalanan solo wonosobo,pendakian,berada dipuncak dan kembali kerumah dengan selamat tanpa halangan yang berarti
alhamdulillah,berkah dalem gusti,matur sembah nuwun
semoga cita cita kami mengembangkan warisan budaya pejuang kemerdekaan 45 melalui seni beladiri pencak silat tenaga dalam Pancasila mampu membawa kejayaan
Aamiin allahuma aamiin